Bahan Bakar Nabati : Biodiesel Hemat Devisa US$3 Miliar

JAKARTA — Pemerintah menargetkan pelaksanaan perluasan kewajiban bauran Solar dan 20% biodiesel atau B20 dapat menghemat devisa negara hingga US$3 miliar pada 2019.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 06/12/2018

Data

JAKARTA — Pemerintah menargetkan pelaksanaan perluasan kewajiban bauran Solar dan 20% biodiesel atau B20 dapat menghemat devisa negara hingga US$3 miliar pada 2019.

Pemerintah mewajibkan Solar yang dijual di pasar harus dicampur dengan bahan bakar nabati dari minyak kelapa sawit (biodiesel) sebesar 20%. Perluasan program B20 ke sektor nonsubsidi tersebut efektif berlaku mulai 1 September 2018.

Konsumsi Solar di Indonesia sekitar 32 juta kiloliter per tahun. Melalui program B20, dibutuhkan biodiesel sebanyak 6,4 juta kiloliter per tahun. Pasokan biodiesel 6,4 juta kl itu akan memangkas impor minyak mentah dan Solar sebanyak 6,4 juta kl. Pengurangan impor itu diklaim bakal menghemat devisa negara hingga US$3 miliar per tahun.

Selama ini, Solar lebih banyak diproduksi di kilang domestik. Namun, bahan bakar Solar, yaitu minyak mentah, masih diimpor.

“Di...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 15/06/2024