Benahi Waktu Pelayaran

Sesuai dengan tenggat, mulai akhir tahun ini lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni hanya akan dilayani kapal feri ukuran besar, minimal 5.000 Gross Tonage.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 22/11/2018

Data

Sesuai dengan tenggat, mulai akhir tahun ini lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni hanya akan dilayani kapal feri ukuran besar, minimal 5.000 Gross Tonage.

Ini kabar baik karena dimaksudkan untuk memacu layanan lebih nyaman dan cepat di lintasan penyeberangan paling sibuk di Indonesia tersebut.

Kewajiban operator mengoperasikan kapal besar itu sudah disepakati sejak 4 tahun lalu yang tertuang dalam Permenhub No. 88/2014. Berlaku mulai 24 Desember 2018.

Jika disimak, perbaikan layanan ini sudah sepatutnya ditempuh menyusul batalnya proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) akibat benturan kepentingan ekonomi banyak pihak yang dibalut dengan narasi pertimbangan negara seolah mengabaikan ‘perasaan’ kawasan timur dan ‘bayangan’ ancaman ‘batuk’ gunung Anak Krakatau.

Padahal JSS sempat menjadi harapan besar bagi masyarakat dan pelaku ...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 25/06/2024