Bursa AS : Pelaku Pasar Kembali Atur Posisi

Berkurangnya tensi dagang antara AS dan China pada awal pekan ini ternyata tidak se-bullish yang diperkirakan. Usai euforia 'perdamaian sementara' AS-China, pasar kembali mencermati sinyal dari pertemuan pemimpin dua negara itu sekaligus mempertimbangkan posisinya di bursa saham.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 05/12/2018

Data

Berkurangnya tensi dagang antara AS dan China pada awal pekan ini ternyata tidak se-bullish yang diperkirakan. Usai euforia 'perdamaian sementara' AS-China, pasar kembali mencermati sinyal dari pertemuan pemimpin dua negara itu sekaligus mempertimbangkan posisinya di bursa saham.

Dwi Nicken Tari [email protected] 

Hal itu tercermin dari pergerakan salah satu acuan bursa AS, Dow Jones Industrial Average. Pada awal perdagangan Senin (3/12) waktu setempat, indeks Dow Jones dibuka menguat 241,11 poin atau 0,94% dan kemudian terus menguat 441,75 poin atau 1,73%. Namun penguatan itu sempat berkurang menjadi 132,05 poin atau 0,52% sebelum akhirnya ditutup naik 287,97 poin atau 1,13% ke level 25.826,43.

Begitu pula indeks S&P 500. Setelah dibuka naik 30,33 atau 1,1%, indeks sempat menguat 40,01 poin atau 1,45%, tetapi kemudian penguatan tur...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 17/06/2024