Efek Perang Dagang AS-China : Nasib Kedelai Masih Terkulai

Perkembangan perang dagang antara Amerika Serikat dan China masih simpang siur. Hubungan dagang dua negara ekonomi kuat dunia itu membuat perdagangan sejumlah komoditas terganggu. Kedelai salah satu yang terjebak dalam perang dagang itu.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 26/11/2018

Data

Perkembangan perang dagang antara Amerika Serikat dan China masih simpang siur. Hubungan dagang dua negara ekonomi kuat dunia itu membuat perdagangan sejumlah komoditas terganggu. Kedelai salah satu yang terjebak dalam perang dagang itu.

Mutiara Nabila [email protected] 

Pada penutupan perdagangan Jumat (23/11), harga kede- lai di bursa Chicago Board of Trade (CBOT) turun 2 poin atau 0,23% menjadi US$881 sen per bushel.

Sepanjang 2018 berjalan, harga kedelai di bursa CBOT turun 7,43%, terpuruk dibandingkan dengan kontrak komoditas biji-bijian lain seperti jagung dan gandum yang masingmasing tumbuh 2,35% dan 17,04%.

Beijing telah menjatuhkan tarif sebesar 25% pada kedelai AS sebagai pembalasan pada pajak yang diberikan Washington kepada sejumlah ekspor China.

Tarif itu membuat pengiriman kedelai dari AS ke China ditutup total, dengan...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 23/06/2024