Ekonomi Digital : Investasi Startup Kian Mahal

JAKARTA — Penanaman modal di perusahaan teknologi rintisan (startup) di Tanah Air dinilai kian mahal. Hal ini membuat investor cenderung berhati-hati karena ongkos menjadi pemegang saham di startup semakin tinggi.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 24/11/2018

Data

JAKARTA — Penanaman modal di perusahaan teknologi rintisan (startup) di Tanah Air dinilai kian mahal. Hal ini membuat investor cenderung berhati-hati karena ongkos menjadi pemegang saham di startup semakin tinggi.

N. Nuriman Jayabuana & Demis Rizky Gosta [email protected] 

Investor berhati-hati mengucurkan dana skala besar ke perusahaan rintisan dan lebih memilih mendanai perusahaan pada tahap pertumbuhan awal, kecuali di sektor teknologi finansial (tekfin) yang tetap saja menjadi rebutan investor dalam dan luar negeri.

Indikasi itu terlihat dari laporan berjudul e-Conomy SEA 2018 yang dirilis Google & Temasek. Menurut laporan tersebut, perusahaan rintisan Indonesia telah memperoleh kucuran modal senilai US$1,8 miliar sepanjang paruh pertama 2018.

Nilai itu berasal dari 154 kesepakatan pendanaan yang disepakatistartupdengan ...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 24/06/2024