Holding BUMN : Kontraktor Swasta Tidak Akan Rugi

JAKARTA — Pemerintah menilai bahwa rencana pembentukan induk badan usaha milik negara atauholding BUMN di sektor infrastruktur dan konstruksi tidak akan mengurangi pangsa pasar perusahaan konstruksi skala menengah dan kecil.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 14/11/2018

Data

JAKARTA — Pemerintah menilai bahwa rencana pembentukan induk badan usaha milik negara atauholding BUMN di sektor infrastruktur dan konstruksi tidak akan mengurangi pangsa pasar perusahaan konstruksi skala menengah dan kecil.

Pasalnya, perusahaan berskala besar, termasuk Holding BUMN Infrastruktur dan Konstruksi, hanya akan menggarap pangsa proyek yang juga bernilai besar.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Syarif Burhanuddin mengatakan bahwa kontraktor BUMN kini tidak lagi mengambil pekerjaan konstruksi yang nilai proyeknya di bawah Rp100 miliar.

Ambang batas ini, lanjutnya, naik dari sebelumnya sebesar Rp50 miliar. Walhasil, kontraktor menengah dan kecil mendapat pangsa pasar yang lebih besar untuk menggarap kontrak sampai dengan Rp100 miliar.

Syarif memaparkan bahwa segmentasi paket pekerjaan konstruksi s...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 30/06/2024