Imbuhan Pakan Ternak : Larangan AGP Kerek Industri Obat Hewan

JAKARTA — Kebijakan pelarangan penggunaan Antibiotic Growth Promoters (AGP) sebagai imbuhan pakan ternak rupanya justru berdampak positif bagi kinerja industri obat hewan. Pertumbuhan nilai di tiga lini utama mencapai 67%.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 23/11/2018

Data

JAKARTA — Kebijakan pelarangan penggunaan Antibiotic Growth Promoters (AGP) sebagai imbuhan pakan ternak rupanya justru berdampak positif bagi kinerja industri obat hewan. Pertumbuhan nilai di tiga lini utama mencapai 67%.

Ketua Umum Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Irawati Fari mengatakan ada tiga lini utama industri obat hewan yakni poultry biological & pharma, pig-cattle biological & pharma, dan feed supplement & feed additive.

Ira mengatakan pada tahun lalu tiga lini industri obat hewan ini hanya mencatatkan nilai Rp8,39 triliun, tapi hingga November tahun ini nilai itu sudah melesat 67% menjadi Rp13,9 triliun.

“Padahal pada tahun lalu kami cuma memprediksikan peningkatan berkisar di angka 10%, tapi ternyata ini di luar ekspektasi, meningkat sampai Rp13,9 triliun,” katanya, Kamis (22/11).

Sektor poultry biological & ph...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 24/06/2024