Jabatan Birokrasi : Jangan Cepat Ganti Pejabat

JAKARTA — Presiden dan wakil presiden terpilih dalam perhelatan Pemilihan Presiden 2019 diharapkan tidak melakukan reposisi pejabat birokrasi berdasarkan pertimbangan dukungan dalam kontestasi.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 07/01/2019

Data

JAKARTA — Presiden dan wakil presiden terpilih dalam perhelatan Pemilihan Presiden 2019 diharapkan tidak melakukan reposisi pejabat birokrasi berdasarkan pertimbangan dukungan dalam kontestasi.

Rektor Universitas Paramadina Firmanzah mengatakan bahwa fenomena dan kebiasaan perombakan birokrasi usai pemilihan pemimpin eksekutif seperti kepala daerah dan presiden, acap kali muncul dan tidak menyehatkan bagi kualitas layanan publik.

Dia mengakui bahwa terdapat jabatan politik seperti menteri yang diganti seiring dengan masa kekuasaan presiden.

Namun, menurut dia, jabatan teknokratik seperti pejabat eselon I dan II semestinya tidak tergantung dari suksesi kekuasaan politik. Di birokrasi, tambah Firmanzah, seharusnya berlaku kredo bahwa presiden dan menteri boleh berganti tapi eselon I dan II harus tetap independen.

“Siapapun yang terpilih presiden 2019&...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 30/05/2024