Keanggotaan GPA : Inggris Tunggu Keputusan WTO

JAKARTA — Pebisnis Inggris terancam tidak dapat mengakses pasar procurement publik yang tergabung dalam Government Procurement Agreement (GPA) jika Organisasi Dagang Internasional (WTO) pekan ini menolak pengajuan pendaftaran keanggotaan dari Inggris.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 27/11/2018

Data

JAKARTA — Pebisnis Inggris terancam tidak dapat mengakses pasar procurement publik yang tergabung dalam Government Procurement Agreement (GPA) jika Organisasi Dagang Internasional (WTO) pekan ini menolak pengajuan pendaftaran keanggotaan dari Inggris.

Pasalnya, keanggotaan Inggris dari GPA akan hilang seiring dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa pada Maret 2019.

GPA merupakan kesepakatan prulateral di bawah WTO. Namun, tidak semua negara anggota WTO tergabung dalam kesepakatan ini. Saat ini, tercatat 46 negara menjadi anggota GPA.

Pada 27 November 2018, Inggris akan mengajukan penawaran untuk mendaftar jadi anggota dan bergabung dengan 46 negara lainnya di dalam GPA. Namun, jika Inggris gagal bergabung dalam pakta tersebut, perusahaan Inggris tidak dapat lagi mengajukan penawaran untuk kontrak pemerintah di negara-negara anggota GPA.

Setelah melakukan ...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 22/06/2024