Kelesuan Sektor Tambang : Pasar Alat Berat Berpotensi Melambat

JAKARTA — Himpunan Alat Berat Indonesia memproyeksikan terjadi perlambatan kinerja pada tahun ini yang didorong oleh penurunan permintaan di sektor alat berat untuk pertambangan yang mencapai 20%.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 12/01/2019

Data

JAKARTA — Himpunan Alat Berat Indonesia memproyeksikan terjadi perlambatan kinerja pada tahun ini yang didorong oleh penurunan permintaan di sektor alat berat untuk pertambangan yang mencapai 20%.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Himpunan Alat Berat Indonesia (Hinabi) Jamaludin kepada Bisnis, Kamis (10/1).

Dia menjelaskan bahwa sektor alat berat untuk pertambangan dan konstruksi mulai melemah pada akhir 2018 Menurutnya, kondisi itu berpotensi berlanjut pada tahun ini. Penurunan permintaan hingga 20%, lanjutnya, mulai terjadi pada September 2018 yang dipengaruhi oleh menurunnya harga komoditas, terutama batu bara.

Sementara itu, permintaan alat berat di sektor agrikultur dan kehutanan cenderung stagnan.

Industri alat berat dalam negeri saat ini memiliki kapasitas produksi sebesar 10.000 unit per tahun.

Berdasarkan data Hinabi, produksi ditargetkan...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 26/05/2024