Kenaikan Iuran Peserta : Target Premi Asabri Meleset

JAKARTA — PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri diproyeksikan gagal mencapai target pendapatan premi pada tahun ini karena kenaikan besaran iuran peserta program THT, JKK dan JKM yang diharapkan tidak terjadi.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 06/12/2018

Data

JAKARTA — PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri diproyeksikan gagal mencapai target pendapatan premi pada tahun ini karena kenaikan besaran iuran peserta program THT, JKK dan JKM yang diharapkan tidak terjadi.

Sebelumnya, Asabri menargetkan perolehan premi sebesar Rp1,5 triliun pada 2018. Namun, prognosa realisasi hingga pengujung 2018 menunjukkan perolehan premi hanya Rp1,4 triliun atau hanya tercapai 93,33%. Sementara itu, perolehan premi pada 2017 mencapai Rp1,39 triliun.

Direktur Operasi Asabri Adiyatmika mengakui, pihaknya mengasumsikan kenaikan besaran iuran peserta program Tunjangan Hari Tua (THT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) pada 2018.

“Pendapatan sedikit di bawah target karena waktu itu kami mengansumsikan sudah mendapatkan kenaikan iuran premi JKK dan JKm, tetapi ternyata be...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 15/06/2024