Kontribusi Asuransi Jemaah Umrah : Potensi Tembus Rp80 Miliar

JAKARTA — Implementasi Surat Keputusan Dirjen Haji 2018 yang mengatur penggunaan asuransi perjalanan syariah untuk jemaah umrah diproyeksikan dapat mendorong perolehan kontribusi asuransi syariah hingga melampaui Rp80 miliar per tahun.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 21/11/2018

Data

JAKARTA — Implementasi Surat Keputusan Dirjen Haji 2018 yang mengatur penggunaan asuransi perjalanan syariah untuk jemaah umrah diproyeksikan dapat mendorong perolehan kontribusi asuransi syariah hingga melampaui Rp80 miliar per tahun.

Leo Dwi Jatmiko [email protected] 

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Erwin Noekman optimistis pemberlakuan SK Dirjen Haji 2018 No. 336/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Ibadah Umrah akan mendorong kontribusi premi asuransi syariah pada sisa tahun ini dan 2019. SK yang ditandatangani pada 30 Juli 2018 ini mewajibkan setiap jamaah umrah memiliki asuransi syariah.

Dia mengatakan berdasarkan catatan Kementerian Agama rata-rata jumlah jemaah umrah setiap tahun mencapai 800.000 orang. Dengan asumsi premi syariah senilai minimal Rp100.000 per jemaah, potensi penambahan perolehan kontribu...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 26/06/2024