Langgar Aturan Perizinan:OJK Kembali Bekukan Usaha Multifinance

JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali membekukan kegiatan usaha multifinane, yakni PT Sejahtera Pertama Finance dan PT Triprima Multifinance.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 16/11/2018

Data

JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali membekukan kegiatan usaha multifinane, yakni PT Sejahtera Pertama Finance dan PT Triprima Multifinance.

PT Sejahtera Pertama Finance mendapatkan pembekuan kegiatan usaha karena pelanggaran sejumlah ketentuan di bidang perusahaan pembiayaan. Keputusan tersebut tertuang dalam surat bernomor S-659/NB. 2/2018 tertanggal 30 Oktober 2018.

Berdasarkan hasil monitoring OJK, PT Sejahtera Pertama Finance melanggar sejumlah pasal dalam POJK No. 28/POJK.05/2014 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan, hingga batas waktu yang ditentukan telah berakhir.

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II OJK Mochamad Ichsanudin menjelaskan, pasal-pasal yang dilanggar Sejahtera Pertama Finance antara lain, pasal 14 ayat (1) tentang struktur organisasi perusahaan, pasal 16 tentang tenaga kerja, pa...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 28/06/2024