Misi Mengurangi Kantong Plastik

Pada 2014, Dian Siddiq Eka Purnama hanyalah seorang pekerja di sebuah pabrik di Bandung. Namun, keprihatinannya terhadap limbah plastik membuat dirinya mengundurkan diri dari tempatnya bekerja dan memilih berkecimpung sebagai socioperneur dengan mendirikan Majestic Bag.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 09/12/2018

Data

Pada 2014, Dian Siddiq Eka Purnama hanyalah seorang pekerja di sebuah pabrik di Bandung. Namun, keprihatinannya terhadap limbah plastik membuat dirinya mengundurkan diri dari tempatnya bekerja dan memilih berkecimpung sebagai socioperneur dengan mendirikan Majestic Bag.

“Kebetulan juga pada saat itu ada teman yang menawarkan kerja sama, saya pun terima dan keluar mengundurkan diri dari perusahaan," ujarnya.

Dia bercerita, untuk memulai bisnisnya tersebut, dia tidak terlalu banyak merogoh kocek. Dian dan temannya hanya perlu berinvestasi senilai Rp5 juta untuk membeli peralatan sablon dan cat.

Sementara itu, untuk tas belanja berbahan spunbond, dia dapat dari pabrik yang memang sudah memproduksi secara masif. Tidak hanya itu, tas spunbond tersebut sudah sangat memenuhi standar Majestic Bag sebagai media berkreasi.

"Jadi pada tahap mencari pemasok itu k...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 16/06/2024