Navigasi Perpajakan:Syarat Jika Penjual Mau Pungut Pajak Pembeli

Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan Surat Edaran No. 24/PJ/2018 tentang Perlakuan Perpajakan Atas Imbalan yang Diterima Oleh Pembeli Sehubungan Dengan Kondisi Tertentu Dalam Transaksi Jual Beli.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 06/12/2018

Data

Direktorat Jenderal Pajak menerbitkan Surat Edaran No. 24/PJ/2018 tentang Perlakuan Perpajakan Atas Imbalan yang Diterima Oleh Pembeli Sehubungan Dengan Kondisi Tertentu Dalam Transaksi Jual Beli.

Beleid ini sejatinya ditujukan bagi imbalan yang diterima atau diperoleh sehubungan dengan pencapaian syarat tertentu yang biasanya berupa uang, barang, atau pengurang kewajiban, termasuk bonus, yakni mencakup perlakuan terhadap pajak penghasilan maupun Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Ditjen Pajak melalui beleid itu menegaskan semua penghargaan yang diterima oleh pembeli merupakan objek Pajak Penghasilan (PPh). Oleh karena itu, sesuai ketentuan penjual wajib melakukan pemotongan PPh pasal 21 dalam hal pembeli merupakan wajib pajak orang pribadi (WP OP) dalam negeri, PPh 23 dalam hal WP Badan dalam negeri atau bentuk usaha tetap (BUT) WP luar negeri yang memenuhi ketentuan sebagai ...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 15/06/2024