P2P Lending : Kominfo Siapkan Insentif untuk Jangkau Pelosok

JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan siap memberikan insentif bagi perusahaan teknologi finansial, terutamapeer-to-peer (P2P) lending yang bersedia melayani masyarakatunbankabledi pelosok yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 10/01/2019

Data

JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan siap memberikan insentif bagi perusahaan teknologi finansial, terutamapeer-to-peer (P2P) lending yang bersedia melayani masyarakatunbankabledi pelosok yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengaku bisa memberikan insentif kepada pelaku industri teknologi finansial (tekfin) dalam bentuk subsidi biaya transaksi agar biaya operasional mereka bisa semakin murah. Insentif tersebut ditawarkan kepada perusahaan tekfin yang melayani masyarakat di 122 kabupaten di Tanah air yang masuk dalam daerah 3T sesuai dengan Perpes 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal.

“Saya bisa memberikan insentif. Kalau itu dilakukan di daerah T3 yang berdasarkan Perpres 131, ada 122 kabupaten. Saya bisa beri subsidi untuk biaya transaksinya bagi player...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 27/05/2024