Pasar Timur Tengah : Jalur Logistik Jadi Kendala

JAKARTA — Keinginan Indonesia untuk menggenjot ekspornya ke kawasan Timur Tengah masih sulit diwujudkan lantaran masih terhalang sejumlah persoalan mendasar, khususnya terkait dengan bea masuk dan jalur logistik.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 30/11/2018

Data

JAKARTA — Keinginan Indonesia untuk menggenjot ekspornya ke kawasan Timur Tengah masih sulit diwujudkan lantaran masih terhalang sejumlah persoalan mendasar, khususnya terkait dengan bea masuk dan jalur logistik.

Yustinus Andri DP [email protected] 

Ketua Komite Tetap Ekspor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Handito Joewono mengatakan bahwa potensi pasar kawasan Timur Tengah sebenarnya sangat besar. Dia melihat, produk makanan olahan, minyak kelapa sawit (CPO), manufaktur dan bahan bangunan sejatinya bisa menjadi andalan ekspor RI ke kawasan tersebut.

“Namun, potensi itu belum dapat dimanfaatkan dengan baik. Kesannya pasar di sana gampang diurus, padahal sebenarnya tidak. Ada beberapa masalah mendasar yang belum terselesaikan untuk memacu ekspor,” katanya, Kamis (29/11).

Saat ini, menurutnya, persoalan p...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 20/06/2024