"Ekonomi Harus Memberikan Kesempatan Sebanyak-banyaknya"

NUSA DUA — Perwakilan pemerintah, pelaku bisnis, dan organisasi masyarakat pekan lalu bertemu di dalam World Conference on Creative Economy 2018 untuk membicarakan pengembangan ekonomi kreatif. Salah satu perwakilan Indonesia adalah Co-Founder dan Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 13/11/2018

Data

NUSA DUA — Perwakilan pemerintah, pelaku bisnis, dan organisasi masyarakat pekan lalu bertemu di dalam World Conference on Creative Economy 2018 untuk membicarakan pengembangan ekonomi kreatif. Salah satu perwakilan Indonesia adalah Co-Founder dan Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid.

Berikut adalah petikan wawancara Bisnis dengan Fajrin mengenai dampak pengembangan ekonomi digital oleh Bukalapak untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial.

Apa strategi Bukalapak untuk menjembatani kesenjangan di pasar? 

Intinya ada di bisnis utama Bukalapak, marketplace. Itu adalah salah satu bentuk sharing economy. Ada banyak definisinya, tapi salah satu yang saya suka adalah platform atau ekonomi itu memberikan kesempatan kepada sebanyak-banyaknya pihak.

Di Bukalapak, kesempatan untuk menjadi pelapak itu terbuka untuk siapapun termasuk masyarakat ...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 30/06/2024