Pengisian Kursi Wagub DKI Jakarta : PKS Enggan Uji Kelayakan

JAKARTA — Partai Keadilan Sejahtera menilai tarik ulur pengisian kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta menganggu koalisi besar menuju Pemilihan Presiden 2019. Partai itu menilai uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon wakil gubernur tidak perlu.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 22/11/2018

Data

JAKARTA — Partai Keadilan Sejahtera menilai tarik ulur pengisian kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta menganggu koalisi besar menuju Pemilihan Presiden 2019. Partai itu menilai uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon wakil gubernur tidak perlu.

John A. Oktaveri & Muhamad Wildan [email protected] 

Pengisian kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta pascamundurnya Sandiaga S. Uno yang maju sebagai calon wakil presiden melibatkan dua partai politik, yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Setelah sempat menyepakati pembentukan badan untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap bakal cawagub yang akan diajukan PKS, kedua parpol belum juga menemukan titik temu.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Ahmad Suhaimi mengatakan bahwa uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon wak...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 25/06/2024