Peredaran Barang:Menkeu Minta Evaluasi Kuota Rokok & Air Mineral

BATAM — Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta BP Batam mengevaluasi kuota rokok dan air mineral kemasan yang beredar di kawasan Free Trade Zone Batam.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 17/01/2019

Data

BATAM — Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta BP Batam mengevaluasi kuota rokok dan air mineral kemasan yang beredar di kawasan Free Trade Zone Batam.

Berdasarkan penelitian KPK diketahui, kuota rokok dan air mineral yang dikeluarkan BP Batam diindikasi melebihi kebutuhan penduduk.

Dari data yang dipaparkan KPK, kuota rokok yang beredar di Batam pada November 2017 hingga April 2018 mencapai 2,5 miliar batang.

Menurut Sri Mulyani, kuota yang melebihi kebutuhan penduduk berpotensi membuat rokok di kawasan bebas merembes ke luar kawsan.

“Kuota yang diberikan jauh melebihi yang bisa dijustifikasi jumlah penduduk di Batam. Harus benar-benar dievaluasi,” ujarnya, Selasa (15/1).

Batam sebagai pulau yang bebas pajak, menjadi salah satu tempat yang sangat favorit unutk melakukan penyelundupan perpajakan. Terutama barang yang kena PPN, atau yang ke...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 22/05/2024