Pertumbuhan Asia Tenggara : Singapura dan Malaysia Paling Berat

JAKARTA— The Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW) memperkirakan pertumbuhan kawasan Asia Tenggara akan melambat menjadi 5% pada tahun depan, dari proyeksi 5,3% pada tahun ini.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 06/12/2018

Data

JAKARTA— The Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW) memperkirakan pertumbuhan kawasan Asia Tenggara akan melambat menjadi 5% pada tahun depan, dari proyeksi 5,3% pada tahun ini.

Kendati konteks makroekonomi global masih konstruktif, lembaga analisa ekonomi asal Inggris tersebut menyampaikan, perlambatan produk domestik bruto (PDB) tersebut disebabkan oleh dampak perselisihan dagang antara AS dan China serta mengetatnya kondisi keuangan global.

“Kami memperkirakan tensi AS—China dan akibatnya pada perlambatan permintaan China akan membebani pertumbuhan Asia Tenggara secara signifikan, khususnya Singapura dan Malaysia, karena hubungan dagang dengan China sangat kuat. Namun, Indonesia dan Filipina tidak akan terlalu berdampak,” tulis ICAEW dalam risetnya, Kamis (5/12).

ICEAW mencatat, akibat perang dagang, PDB Malaysia be...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 15/06/2024