Pilpres 2019 : Kampanye Tak Substansial

JAKARTA — Narasi kampanye Pilpres 2019 kian jauh dari substansi selain sangat dangkal gagasan dan berkutat pada perang diksi yang minim isi sehingga menganggu kualitas demokrasi secara substansial.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 17/11/2018

Data

JAKARTA — Narasi kampanye Pilpres 2019 kian jauh dari substansi selain sangat dangkal gagasan dan berkutat pada perang diksi yang minim isi sehingga menganggu kualitas demokrasi secara substansial.

John Andhi Oktaveri [email protected] 

Ditambah lagi adanya dagelan politik murahan yang tak bermutu seperti lontaran diksi politik sontoloyo, politik kebohongan, politik genderuwo, tampang Bayolali, budek/buta hingga tempe setipis kartu ATM.

Menurut pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniagao, situasi demikian sangat menganggu kualitas demokrasi secara substansial.

“Diksi dan frasa ini pada ujungnya mendapat hubungan aksi dan reaksi (kausalitas) yang justru membuat bising dan memekakkan di ruang opini publik,” ujarnya, Jumat (16/11).

Dampaknya buruk bagi...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 27/06/2024