Sektor Peternakan : Kementan Tagih Sisa Impor Sapi Indukan

JAKARTA — Pelaku usaha penggemukan sapi (feedloter) harus bergegas menyelesaikan sisa kewajiban impor sapi indukan sebelum akhir tahun. Pasalnya, Kementerian Pertanian mengancam akan menindak importir yang tidak bisa merealisasikankewajibannya.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 13/11/2018

Data

JAKARTA — Pelaku usaha penggemukan sapi (feedloter) harus bergegas menyelesaikan sisa kewajiban impor sapi indukan sebelum akhir tahun. Pasalnya, Kementerian Pertanian mengancam akan menindak importir yang tidak bisa merealisasikankewajibannya.

Sejak 2017, Permentan No.2/2017 tentang Pemasukan Ternak Ruminansia Besar ke dalam Wilayah Negara Republik Indonesia diterapkan. Dalam Permentan ini ditetapkan bahwa importir ternak harus menyertakan 1 indukan untuk setiap 5 sapi bakalan yang diimpor.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita mengatakan bagi pelaku usaha yang tidak memenuhi kewajiban akan ada sanksi yang menunggunya seperti yang tertuang dalam Permentan. Sanksi yang diberikan akan disesuaikan dengan seberapa besar pelanggaran yang dilakukan.

“Misalnya dia tidak penuhi 50% kuota impor indukan yang diberikan sanksinya...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 30/06/2024