Sela Sawala Harmoni dalam Pertentangan

Pada pengujung 2018, pematung Gabriel Aries berkesempatan untuk menggelar pameran tunggal bertajuk CGartspace Jakarta. Pameran Sela Sawala di tunggal yang digelar hingga 9 Desember 2018 ini memamerkan karya baru yang mendobrak eksistensinya sebagai seniman.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 09/12/2018

Data

Pada pengujung 2018, pematung Gabriel Aries berkesempatan untuk menggelar pameran tunggal bertajuk CGartspace Jakarta. Pameran Sela Sawala di tunggal yang digelar hingga 9 Desember 2018 ini memamerkan karya baru yang mendobrak eksistensinya sebagai seniman.

Jibril, demikian dia kerap disapa, menggunakan material marmer, resin, dan akrilik yang berbeda karakter untuk berkarya. Pencampuran media ini memunculkan karya yang unik. Tidak mengherankan jika judul pameran kali ini diberi nama Sela Sawala. Kata sela bermakna celah, sedangkan sawala yang diserap dalam bahasa sunda berarti pertentangan.

“Setelah 10 tahun bersetia terhadap medium batu, saya mencoba membuka diri,” ujarnya.

Menurutnya, elemen batu dan akrilik merupakan dua materi yang sangat kontras. Batu adalah mineral alami yang bersifat keras, sedangkan material resin sangat cair dan lekat dengan ...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 15/06/2024