Surplus Neraca Dagang Agustus : Waspadai Harga Minyak

Bisnis, JAKARTA — Tren peningkatan harga minyak akibat penyerangan dua kilang minyak milik Saudi Aramco perlu diwaspadai oleh pemerintah, di tengah pencapaian surplus neraca perdagangan Indonesia pada Agustus sebesar US$85,1 juta.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 17/09/2019

Data

Bisnis, JAKARTA — Tren peningkatan harga minyak akibat penyerangan dua kilang minyak milik Saudi Aramco perlu diwaspadai oleh pemerintah, di tengah pencapaian surplus neraca perdagangan Indonesia pada Agustus sebesar US$85,1 juta.

Lorenzo Mahardhika, Muhamad Wildan, & Gloria F.K. Lawi [email protected] 

Kewaspadaan tersebut perlu dicermati seksama, karena suplai minyak Indonesia bersumber dari Arab Saudi.

Dalam kaitan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan, serangan terhadap dua kilang minyak Saudi Aramco menimbulkan disrupsi atas harga minyak.

“Disrupsi ini akan menimbulan kenaikan harga dan sudah terlihat dari harga minyak sekarang meningkat hanya dalam waktu sehari. Kita akan lihat apakah dampaknya akan permanen atau hanya sebatas singkat,” ujarnya, Senin (16/9).

Sri Mulyani mengatakan, pem...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 27/12/2023

IND

Copyright © 2024 - DataIndonesia.id