Tren Penguatan : Goldman Sachs Pesimistis Harga Minyak

JAKARTA — Perusahaan finansial Goldman Sachs memangkas proyeksi harga minyak untuk 2019 seiring dengan produksi minyak serpih (shale oil) Amerika Serikat yang diperkirakan membeludak.

Arsip Koran

Unit

Diterbitkan pada: 09/01/2019

Data

JAKARTA — Perusahaan finansial Goldman Sachs memangkas proyeksi harga minyak untuk 2019 seiring dengan produksi minyak serpih (shale oil) Amerika Serikat yang diperkirakan membeludak.

Finna U. Ulfah [email protected] 

Pemangkasan proyeksi minyak tersebut dilakukan walaupun harga minyak berada pada reli penguatan terpanjang dalam 1,5 tahun terakhir.

Analis Goldman Sachs Damien Courvalin mengatakan, melonjaknya produksi OPEC pada akhir 2018 telah membuat pasar memulai tahun ini dengan pasokan yang lebih baik ketimbang tahun sebelumnya.

Selain itu, renovasi saluran pipa minyak di Permian Basin, AS yang lebih cepat dari perkiraan serta rampungnya proyek besar di Brasil dan Kanada juga akan meningkatkan pasokan minyak dunia pada 2019.

“Jika ketiga hal tersebut digabungkan, kenaikan tersebut menandakan akan diperlukan lebih se...

Akses konten artikel berbayar ini

Nikmati artikel khusus Unit yang telah disusun oleh Tim Data Indonesia dengan visualisasi data yang akurat dan menarik.
Rp 10.000 untuk baca artikel
Bagikan Artikel
Terpopuler

Informasi Diunggah

Diunggah oleh : Tim Data Indonesia

Diunggah ulang pada : 28/05/2024