Apa Itu Rekomendasi Underweight hingga Overweight dalam Peringkat Saham?

Morgan Stanley menurunkan peringkat saham Indonesia menjadi underweight. Lantas apa itu underweight dalam saham?Artikel ini membahas tentang pengertian peringkat saham mulai dari underweight, equal weight, hingga overweight.

Muhammad Fikri

12 Jun 2024 - 11.20

Data

Morgan Stanley dalam sebuah catatan awal Juni 2024 menilai kebijakan fiskal Indonesia dan penguatan dolar yang menekan rupiah dinilai dapat menimbulkan risiko terhadap investasi saham. 

Lembaga riset internasional itu pun menurunkan rekomendasi atau peringkat saham Indonesia menjadi underweight dalam alokasi perusahaan di pasar Asia dan negara berkembang.

Di dunia pasar saham dan investasi, selain underweight ada pula istilah rekomendasi atau peringkat lainnya yang dapat diberikan oleh lembaga riset seperti equal weight, dan overweight.

Berikut penjelasan terkait pemeringkatan dan rekomendasi saham yang dirangkum DataIndonesia mengutip CNN, Investopedia, dan Stockbit:

  • Underweight

Underweight merupakan istilah yang menunjukkan saham atau indeks tertentu rentan memiliki performa yang lebih rendah dari rata-rata saham atau indeks di lingkup yang sama. 

Dengan kata lain analis melihat saham atau indeks tersebut akan memberikan return di bawah rata-rata. Istilah ini bisa jadi mencerminkan pesimisme dari analis atau pemberi peringkat terhadap saham atau indeks tersebut. 

Adapun rekomendasi atau peringkat underweight diberikan setelah melihat beragam faktor seperti kinerja fundamental, kondisi makroekonomi, sentimen negatif, hingga ekspektasi kinerja saham atau indeks di masa depan.

  • Equal Weight atau Neutral

Selanjutnya, equal weight. Sesuai dengan istilahnya “equal” yang berarti “setara”. Peringkat ini mencerminkan pandangan analis yang percaya bahwa harga saham atau indeks akan memiliki performa sejalan atau mirip dengan saham dan indeks yang berada di dalam satu sektor yang sama.

Jika sampai ada kenaikan, maka nilainya akan setara dengan saham atau indeks di sektornya. Istilah equal weight juga sering kali disebut dengan istilah “neutral”.

  • Overweight

Terakhir adalah overweight. Istilah ini mencerminkan pandangan analis yang menilai harga saham perusahaan atau indeks memiliki performa di atas rata-rata saham atau indeks di sektor yang sama. 

Berkebalikan dengan underweight, peringkat atau rekomendasi ini mencerminkan optimisme dari analis atau pemberi peringkat terhadap saham atau indeks tersebut. 

Rekomendasi atau peringkat overweight juga dapat diartikan bahwa analis atau lembaga pemeringkat merekomendasikan pembelian untuk saham atau indeks tertentu tersebut. 

Namun, sama halnya dengan rekomendasi di atas, peringkat overweight juga diberikan dengan mempertimbangkan beragam faktor seperti kinerja fundamental, kondisi makroekonomi, sentimen positif, hingga ekspektasi kinerja saham atau indeks di masa depan.

Dengan adanya rekomendasi overweight, equal weight, dan underweight dapat memberi gambaran bahwa saham atau indeks tersebut layak dibeli atau tidak. Namun demikian, mengingat peringkat tersebut merupakan opini dari analis, maka dalam menentukan investasi tetap perlu melakukan riset sebanyak-banyaknya terlebih dahulu.

(Baca: Sorotan Pasar: Peringkat Saham Indonesia, Buyback GOTO, hingga Nikel RI Masuk LME (12 Juni 2024))

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags