Pemerintah Resmi Batalkan Kenaikan UKT 2024

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim resmi membatalkan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) pada tahun ini. Nadiem memastikan pemerintah mengintervensi kampus untuk membatalkan kenaikan UKT yang sebelumnya diatur dalam Peraturan Mendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024.

Ridha Kusuma Perdana

May 28, 2024 - 5:07 PM

Data

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim resmi membatalkan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) pada 2024. Nadiem memastikan pemerintah mengintervensi kampus untuk membatalkan kenaikan UKT yang sebelumnya diatur dalam Peraturan Mendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024.

“Kami Kemendikbudristek telah mengambil keputusan untuk membatalkan kenaikan UKT pada tahun ini dan kami akan mengevaluasi semua permintaan peningkatan UKT dari PTN,” kata Nadiem, seperti dilansir Bisnis.com, Senin (27/5/2025).

Menurut Nadiem, keputusan itu diambil seusai pemerintah berkomunikasi dengan para rektor universitas dan menyerap aspirasi dari sejumlah pemangku kepentingan, termasuk mahasiswa, keluarga, dan masyarakat. Nadiem memastikan mahasiswa tidak akan terkena dampak kenaikan UKT yang akhir-akhir ini menjadi sorotan masyarakat.

Sementara itu, pemerintah akan melakukan evaluasi terkait dengan permintaan dari perguruan tinggi soal peningkatan UKT pada tahun depan. Namun, Nadiem juga memastikan kenaikan UKT harus dengan asas keadilan dan kewajaran.

Sebelumnya, Nadiem memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana, Senin (27/5). Ia bertemu dengan Presiden Jokowi kurang lebih selama 1 jam dan membahas beberapa isu pendidikan, termasuk soal UKT.

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa rencana kenaikan UKT perlu dikaji ulang lebih dalam dengan sejumlah pertimbangan. “Ya, saya memberikan pertimbangan-pertimbangan, tetapi kan tadi sudah disampaikan oleh Mendikbudristek bahwa UKT sementara ini yang kenaikannya sangat tinggi itu dibatalkan dan akan diatur untuk bisa diringakan,” kata Jokowi dilansir dari Bisnis.com, Senin (27/5).

Meski demikian, Jokowi melanjutkan bahwa terkait teknis akan diserahkan secara langsung kepada Nadiem. Pasalnya, tahun ini kenaikan UKT di PTN telah dibatalkan tetapi ada kemungkinan akan kembali naik pada tahun mendatang. 

“Kemungkinan ini akan dievaluasi dulu, kemudian kenaikan setiap universitas akan dikaji dan dikalkulasi sehingga kemungkinan, ini masih kemungkinan, nanti ini kebijakan di Mendikbud akan dimulai kenaikannya tahun depan. Jadi ada jeda tidak langsung seperti sekarang ini,” kata Jokowi.

(Baca: Tinjauan Regulasi: Polemik Kenaikan UKT di Perguruan Tinggi Negeri)


Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags