Saham 8 Emiten Asuransi Ini Melonjak Tertinggi Sepanjang 2022

Kinerja industri asuransi mulai menunjukkan perbaikan pada 2022. Hal tersebut pun mendorong harga saham sejumlah emiten di industri tersebut tumbuh sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd).

10 Agt 2022 - 07.35Data
Saham 8 Emiten Asuransi Ini Melonjak Tertinggi Sepanjang 2022

Kinerja industri asuransi mulai menunjukkan perbaikan pada 2022. Hal tersebut pun mendorong harga saham sejumlah emiten di industri tersebut tumbuh sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd).

Hingga 9 Agustus 2022, rata-rata pertumbuhan saham emiten asuransi sebesar 5,48% (ytd). Terdapat sembilan emiten yang telah menyokong kenaikan harga tersebut.

DataIndonesia.id pun merangkum delapan saham emiten asuransi yang berhasil mencetak kenaikan harga saham tertinggi. Saham PT Panin Financial Tbk. (PNLF) terlihat moncer dengan kenaikan harga mencapai 127,91% (ytd) menjadi 392 pada penutupan perdagangan Selasa (9/8). 

Pada akhir Desember 2021, harga saham PNLF masih ditutup di level 172. Meski harganya melonjak, saham PNLF cenderung dilepas oleh asing dengan net foreign sell di seluruh pasar senilai Rp489,95 miliar selama tahun berjalan.

Posisi selanjutnya ditempati oleh pemegang saham pengendali PNLF, PT Paninvest Tbk. (PNIN) dengan kenaikan harga mencapai 57,35% (ytd) dari 680 menjadi 1.070. Sebagai informasi, kepemilikan saham PNIN di PNLF tercatat mencapai 62,48%. 

Saham PT Asuransi Bintang Tbk. (ASBI) menyusul dengan mencetak kenaikan harga sebesar 15,65% (ytd) dari 294 menuju 340. Ada pula saham PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk. (MTWI) dengan kenaikan harga sebesar 11,67% (ytd) ke level 134.

Selain itu, saham PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk. (AMAG) mencatat pertumbuhan harga sebesar 9,52% (ytd) ke 368. Lalu, saham PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk. (AHAP) terapresiasi 9,46% (ytd) menjadi 81.

Saham PT Victoria Insurance Tbk. (VINS) menghijau 1,84% (ytd) menuju 166. Urutan kedelapan ditempati PT Asuransi Dayin Mitra Tbk. (ASDM) dengan apresiasi harga saham sebesar 1,57% (ytd) ke level 970. 

(Baca: Premi Industri Asuransi Capai Rp175,5 Triliun hingga April 2022)

Sumber : Bursa Efek Indonesia

Update Data lainnya di WA Channel



Editor Artikel Data Indonesia
Nilai keakuratan & kelengkapan data di artikel
Kurang
Baik
Terpopuler