Potensi Ekonomi Kurban Indonesia Capai Rp24,5 Triliun pada 2023

Berdasarkan laporan Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), potensi ekonomi kurban di Indonesia mencapai Rp24,5 triliun pada 2023. Nilai tersebut meningkat 0,82% dibandingkan setahun sebelumnya yang sebesar Rp24,3 triliun.

Shilvina Widi

Jun 23, 2023 - 2:07 PM

Data

Berdasarkan laporan Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), potensi ekonomi kurban di Indonesia mencapai Rp24,5 triliun pada 2023. Nilai tersebut meningkat 0,82% dibandingkan setahun sebelumnya yang sebesar Rp24,3 triliun.

Jumlah tersebut berasal dari 2,08 juta orang yang menjadi pekurban. Mereka diproyeksikan mengurbankan 1,78 juta ekor hewan yang terdiri dari 505.000 sapi dan kerbau serta 1,23 juta kambing dan domba.

Dari jumlah tersebut, daging kurban yang bisa didapatkan sebanyak 103.000 ton. Ini lewat asumsi bahwa berat kambing dan domba sekitar 20-80 kilogram (kg) dengan karkas 41%. Sementara, berat sapi dan kerbau antara 250-750 kg dengan karkas 57%.

Secara rinci, daging sapi dan kerbau yang bisa didapatkan dari kurban sebanyak 85.900 ton. Sementara, daging kambing dan domba yang dihasilkan dari kurban sebanyak 17.100 ton.

Lebih lanjut, IDEAS memproyeksikan potensi kurban terbesar datang dari Pulau Jawa, terutama wilayah aglomerasi di mana mayoritas kelas menengah muslim dengan daya beli tinggi berada. Adapun, potensi terbesar kurban Pulau Jawa berasal dari Jabodetabek.  

“Potensi kurban Jawa terbesar lainnya datang dari Bandung Raya, Surabaya Raya, Yogyakarta Raya, Malang Raya, dan Semarang Raya,” tulis IDEAS dalam risetnya yang dirilis Kamis (22/6).

(Baca: Tren Impor Sapi Hidup Indonesia Kerap Melonjak saat Iduladha)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags