Realisasi Penerimaan Pajak Rp1.109,1 Triliun hingga Juli 2023

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp1.109,1 triliun pada Januari - Juli 2023. Nilai tersebut tumbuh 7,8% secara tahunan (yoy).

Monavia Ayu Rizaty

Aug 14, 2023 - 10:33 AM

Data

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp1.109,1 triliun hingga Juli 2023. Nilai tersebut tumbuh 7,8% secara tahunan (year-on-year/yoy) dan setara 64,56% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 yang sebesar Rp1.718 triliun. 

Meski demikian, pertumbuhan realisasi penerimaan pajak pada bulan lalu melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 58,8% (yoy). Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, hal itu disebabkan oleh penurunan harga komoditas, penurunan nilai impor, serta tidak berulangnya kebijakan Progam Pengungkapan Sukarela (PPS).

Sri Mulyani mengatakan, penerimaan pajak ke depannya bakal termoderasi. Ini mengikuti fluktuasi variabel ekonomi makro, yakni harga komoditas, konsumsi dalam negeri, belanja pemerintah, dan variabel lainnya.

Adapun, menurut sektornya, realisasi penerimaan pajak penghasilan (PPh) nonmigas menjadi yang paling besar lantaran mencapai Rp636,56 triliun hingga Juli 2023. Jumlah itu mengalami pertumbuhan 6,98% dibandingkan setahun sebelumnya (yoy). 

Realisasi penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) sebesar Rp417,64 triliun atau naik 10,6% (yoy). Kemudian, penerimaan pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak lainnya tumbuh 44,76% (yoy) menjadi Rp9,6 triliun. 

Sementara, penerimaan PPh migas sebesar Rp45,31 triliun pada Mei 2023. Penerimaan pajak di sektor tersebut menjadi satu-satunya yang terkontraksi 7,99% (yoy).

(Baca: Survei: Mayoritas Warga RI Bayar Pajak Lewat Platform Digital)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags