Kebutuhan Pembiayaan Korporasi Tumbuh 16,4% pada Juni 2022

Kebutuhan permintaan pembiayaan korporasi tetap tumbuh positif pada Juni 2022. Ini terlihat dari saldo bersih tertimbang (SBT) permintaan pembiayaan korporasi yang sebesar 16,4% pada bulan lalu.

Shilvina Widi

Jul 18, 2022 - 2:26 PM

Data

Bank Indonesia (BI) mencatat, kebutuhan permintaan pembiayaan korporasi tetap tumbuh positif pada Juni 2022. Ini terlihat dari saldo bersih tertimbang (SBT) permintaan pembiayaan korporasi yang mencapai 16,4%, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 12,1%.

Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan pembiayaan sektor industri pengolahan dari 2,7% per Mei 2022 menjadi 5% pada Juni 2022. Permintaan pembiayaan sektor perdagangan naik dari 0,6% menjadi 1,6%. 

Sedangkan, SBT permintaan pembiayaan di sektor penyediaan makanan minuman sebesar 1,1% pada bulan lalu. Angkanya lebih tinggi dibandingkan pada Mei 2022 yang sebesar 0,2%.

Pembiayaan tersebut untuk mendukung aktivitas operasional. Selain itu, hal tersebut ditujukan mendukung pembayaran kewajiban jatuh tempo, pemulihan domestik, dan aktivitas investasi.

Adapun, kebutuhan pembiayaan mayoritas masih dipenuhi dari dana sendiri, yakni 56,7%. Kebutuhan pembiayaan dari perbankan dalam negeri sebanyak 9,4%.

Sumber pembiayaan yang berasal dari pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik sebesar 7,9%. Lalu, pembiayaan yang bersumber dari penambahan pinjaman.utang melalui perusahaan induk sebanyak 4,7%. 

Sebanyak 0,8% responden menjual aset tetap non-produktif dengan menerbitkan surat berharga dalam negeri sebagai sumber pembiayaan. Sedangkan, 14,2% responden meraih sumber pembiayaan dari lainnya.

(Baca: Kebutuhan Pembiayaan Korporasi Tumbuh 12,1% pada Mei 2022)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags