Pendapatan Premi Asuransi RI Capai Rp313,98 T hingga Juli 2023

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total pendapatan premi asuransi di Indonesia mencapai Rp313,98 triliun pada Januari-Juli 2023. Nilai tersebut meningkat 1,9% dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp308,13 triliun.

Monavia Ayu Rizaty

Sep 12, 2023 - 2:55 PM

Data

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total pendapatan premi asuransi di Indonesia mencapai Rp313,98 triliun pada Januari-Juli 2023. Nilai tersebut meningkat 1,9% dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp308,13 triliun.

Secara rinci, pendapatan premi yang berasal dari asuransi jiwa sebesar Rp90,04 triliun pada Juli 2023. Kemudian, asuransi umum mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp57,68 triliun.

Lalu, pendapatan premi yang diperoleh reasuransi dan asuransi sosial masing-masing senilai Rp14,45 triliun dan Rp145,03 triliun. Sedangkan, pendapatan premi yang diperoleh asuransi ASN, TNI/Polri, kecelakaan penumpang umum, dan lalu lintas sebanyak Rp6,78 triliun. 

Di sisi lain, total klaim yang dibayarkan industri asuransi di Indonesia tercatat senilai Rp241,1 triliun pada Januari-Juli 2023. Jumlahnya lebih tinggi 10,7% dibandingkan pada periode serupa tahun sebelumnya yang sebesar Rp217,7 triliun.

Secara rinci, total klaim yang dikeluarkan asuransi jiwa sebesar Rp85,04 triliun. Lalu, klaim yang dibayarkan oleh asuransi umum sebesar Rp23,46 triliun.

Klaim yang dibayarkan oleh reasuransi dan asuransi sosial masing-masing senilai Rp6,63 triliun dan Rp114,97 triliun. Sedangkan, klaim yang berasal dari asuransi ASN, TNI/Polri, kecelakaan penumpang umum, dan lalu lintas sebanyak Rp10,99 triliun.

(Baca: RBC Asuransi Umum Meningkat, Asuransi Jiwa Turun per Juli 2023)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags