Transaksi Uang Elektronik Naik 4,79% pada Juli 2023

Bank Indonesia (BI) melaporkan, nilai transaksi uang elektronik sebesar Rp160,47 triliun pada Juli 2023. Jumlah itu naik 4,79% dibandingkan pada bulan sebelumnya (m-to-m) yang sebesar Rp153,14 triliun.

Ridhwan Mustajab

Sep 19, 2023 - 10:36 AM

Data

Bank Indonesia (BI) melaporkan, nilai transaksi uang elektronik sebesar Rp160,47 triliun pada Juli 2023. Jumlah itu naik 4,79% dibandingkan pada bulan sebelumnya (month-to-month/m-to-m) yang sebesar Rp153,14 triliun.

Nilai transaksi uang elektronik juga lebih tinggi 65,88% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Juli 2022, nilai transaksi uang elektronik tercatat sebesar Rp96,74 triliun.

Secara rinci, nilai transaksi belanja dengan uang elektronik tercatat sebesar Rp39,23 triliun. Lalu, nilai transaksi transfer antaruang elektronik sebesar Rp32,66 triliun.

Kemudian, nilai transaksi ketika pertama kali mengisi uang elektronik sebesar Rp719 miliar. Sementara, nilai transaksi top up uang elektronik sebanyak Rp83,94 triliun.

Ada pula nilai transaksi uang elektronik untuk tarik tunai yang sebesar Rp1,05 triliun. Sedangkan, nilai transaksi redeem uang elektronik sebesar Rp873 miliar.

Meskipun demikian, volume transaksi uang elektronik turun 25,11% menjadi 1,76 miliar kali pada Juli 2023. Sebulan sebelumnya, volume transaksi uang elektronik mencapai 2.35 miliar kali.

BI juga melaporkan, nilai transaksi kartu kredit di Indonesia sebesar Rp36,13 triliun pada Juli 2023. Jumlahnya lebih tinggi 7,31% dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar Rp33,67 triliun.

Sementara, nilai transaksi kartu debit sebesar Rp671,77 triliun pada Juli 2023. Jumlahnya meningkat 1,75% dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar Rp660,23 triliun.

(Baca: Transaksi Uang Elektronik Naik Jadi Rp153,14 T pada Juni 2023)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags