Awal Pekan, Harga CPO Ditutup Beragam

Harga minyak sawit dunia ditutup beragam pada akhir perdagangan Senin (05/09) di bursa berjangka Malaysia. Sentimen menguatnya harga minyak mentah dunia menjadi faktor penggerak harga CPO pada perdagangan kemarin.

Winarni

Sep 6, 2022 - 10:00 AM

Data

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ditutup beragam pada akhir perdagangan Senin (05/09) di bursa berjangka Malaysia. Sentimen menguatnya harga minyak mentah dunia menjadi faktor penggerak harga CPO pada perdagangan kemarin.

Tercatat harga CPO berjangka di Malaysia untuk kontrak September 2022 ditutup sebesar RM3.830/ton. Harga tersebut turun 8 poin atau 0,21% dari penutupan sesi sebelumnya di RM3.822/ton. 

Untuk kontrak Oktober 2022, harga CPO berjangka di Malaysia juga terkoreksi 8 poin atau 0,20% dari RM3.905/ton ke level RM3.897/ton. Sementara itu, harga CPO berjangka untuk kontrak November 2022 naik 1 poin atau 0,03% dari RM3.915/ton ke RM3.916/ton.

Sementara itu, kelapa sawit sempat merosot 6% minggu lalu setelah pembeli utama China memberlakukan tindakan penguncian Covid-19 baru di Chengdu dan Shenzen untuk melakukan pengujian massal. Hal tersebut turut meningkatkan kekhawatiran atas permintaan minyak nabati.

Adapun, harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari US$1 per barel, memperpanjang kenaikan di tengah investor mengamati kemungkinan langkah produsen OPEC+ untuk mengubah produksi dan mendukung harga pada pertemuan hari ini.

 Minyak mentah berjangka yang lebih kuat membuat kelapa sawit menjadi pilihan yang lebih menarik untuk bahan baku biodiesel. 

Untuk kontrak minyak kedelai teraktif Dalian Commodity Exchange naik 1,4%, sementara kontrak Minyak sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak terkait, mengingat mereka bersaing untuk mendapatkan bagian di pasar minyak nabati global.

(Baca: Ikuti Harga Minyak, CPO Jatuh ke Level Terendah dalam Sepekan)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags