Bitcoin Terus Merugi akibat Memanasnya Tensi Rusia-Ukraina

Bitcoin terus melanjutkan tren menurun dalam sepekan terakhir. Pada Selasa (22/2) pukul 09.05 WIB, mata uang kripto tersebut kembali melemah 0,97%.

Alif Karnadi

Feb 22, 2022 - 10:30 AM

Data

Bitcoin terus melanjutkan tren menurun dalam sepekan terakhir. Pada Selasa (22/2) pukul 09.05 WIB, mata uang kripto tersebut kembali melemah 0,97% ke level Rp547.232.000 per koin.

Melansir dari Coindek, Bitcoin menjadi satu-satunya aset makro yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar spot dan derivatif ketika pasar AS libur. Dengan demikian, naiknya ketegangan antara Rusia-Ukraina dapat menyebabkan kerugian tajam atas mata uang kripto.

Grafik harian pun memperlihatkan gambaran bearish terhadap Bitcoin. Sinyal tersebut terlihat dari garis tren naik yang secara meyakinkan tembus ke bawah bersamaan dengan pembacaan di bawah-50 pada RSI dan indikator MACD yang negatif.

Bitcoin pun berada di bawah tekanan jangka pendek karena masih dibayangi kekhawatiran The Fed menaikkan suku bunga acuan. Sinyal kenaikan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Maret 2022 telah berkembang setelah data inflasi Januari yang lebih tinggi dari perkiraan awal.

(Baca: Bitcoin Melemah pada Akhir Pekan, Tiga Sentimen Ini Penyebabnya)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags