Data Harga Pangan: Cabai Merah Melonjak, Beras hingga Telur Ayam Turun (19 Juni 2024)

Pascalibur panjang Hari Raya Iduladha, harga rata-rata bahan pangan beragam pada perdagangan hari ini, Rabu (19/6), pukul 12.00 WIB. Harga bawang, beras, minyak goreng, dan telur ayam turun. Sementara harga daging dan cabai naik. Adapun harga gula pasir stabil.

Theresia Gracia Simbolon

19 Jun 2024 - 12.23

Data

Pascalibur panjang Hari Raya Iduladha, harga rata-rata bahan pangan beragam pada perdagangan hari ini, Rabu (19/6), pukul 12.00 WIB. Dari 10 daftar harga yang ada di Pusat Informasi harga Pangan Strategis (PIHPS) di laman Bank Indonesia sebanyak lima komoditas turun, empat komoditas naik, dan satu komoditas stabil.

Mengingat adanya hari libur dan cuti bersama Hari Raya Iduladha yang jatuh pada 17-18 Juni 2024, maka harga komoditas pangan pada hari ini, Rabu (19/6) dibandingkan dengan harga komoditas pada perdagangan Jumat (14/6).

Jika dilihat dari persentasenya, harga bawang merah turun terdalam pada perdagangan hari ini. Harganya turun 1,54% atau Rp700/kg menjadi Rp44.900/kg dari sebelumnya Rp45.600/kg. Kemudian, harga bawang putih turun 0,34% atau Rp150/kg menjadi Rp44.500/kg dari Rp44.650/kg.

Adapun, harga beras juga turun 0,33% atau Rp50/kg menjadi Rp15.300/kg dari Rp15.350/kg. Lalu, harga minyak goreng dilaporkan lebih murah 0,26% atau Rp50/kg menjadi Rp19.100/kg dari Rp19.150/kg.

Selain itu, harga telur ayam juga terpantau lebih murah 0,16% atau Rp50/kg menjadi Rp30.700/kg dari Rp30.750/kg. Di sisi lain, harga daging kompak naik pada perdagangan hari ini. Harga daging ayam naik 0,13% atau Rp50/kg menjadi Rp37.750/kg dari Rp37.700/kg.

Sementara harga daging sapi naik 0,41% atau Rp550/kg menjadi Rp135.650/kg dari Rp135.100/kg. Adapun, harga cabai sama-sama melonjak pada perdagangan hari ini. Harga cabai rawit dibanderol lebih mahal hingga 2,57% atau Rp1.450/kg menjadi Rp57.900/kg dari Rp56.450/kg.

Lalu, harga cabai merah naik tertinggi hingga 6,80% atau Rp4.300/kg menjadi Rp67.550/kg dari Rp63.250/kg. Kemudian, gula pasir menjadi satu-satunya komoditas yang tidak mengalami perubahan harga. Harga gula pasir masih tetap dipatok Rp18.650/kg.

Sebagai informasi, harga pangan di atas diambil berdasarkan survei yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Pencacahan data dilakukan setiap hari kerja yakni Senin-Jumat, pukul 09.00 WIB – 11.00 WIB. Harga yang dilaporkan adalah harga dalam satuan standar yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Di sisi lain, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memacu produksi cabai dan unggas untuk menjaga laju inflasi agar tetap berada di kisaran 2,5% - 3%.

Mengutip Bisnis.com, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Winda Putri Listya menjelaskan penanaman cabai dan unggas dikemas dalam program Tancapkan Gas atau Tanam Cabe Pelihara Ikan dan Unggas.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyebut pihaknya bakal memanfaatkan teknologi pertanian hingga inovasi pertanian berbasis digital untuk menekan laju inflasi jelang periode kemarau.

Sebagai kota metropolitan, Ita memahami bahwa Kota Semarang memiliki masalah keterbatasan lahan pertanian. Untuk itu, pihaknya melakukan kolaborasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di sektor pertanian.

(Baca: Data Harga Pangan di 5 Wilayah: Daging Sapi hingga Cabai Rawit Stabil (18 Juni 2024))

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags