Dilanda Aksi Profit Taking, Reli Harga CPO Terhenti

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (21/2) di bursa berjangka Malaysia. Sawti berakhir lebih rendah setelah reli selama tiga sesi berturut-turut.

Winarni

Feb 22, 2023 - 8:17 AM

Data

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (21/2) di bursa berjangka Malaysia. Sawti berakhir lebih rendah setelah reli selama tiga hari perdagangan berturut-turut sebelumnya.

Adapun pelemahan harga sawit terjadi di tengah aksi ambil untung para pedagang usai reli. CPO juga mengikuti pelemahan harga minyak nabati substitusi, meskipun kekhawatiran atas potensi penurunan produksi membatasi kerugian.

Tercatat harga CPO berjangka di Malaysia untuk kontrak Maret 2023 ditutup melemah 24 poin atau 0,58% dari sebelumnya RM4.121/ton ke level RM4.097/ton.

Untuk kontrak April 2023, harga CPO berjangka di Malaysia menurun 27 poin atau 0,65% dari RM4.162/ton ke level RM4.135/ton. Sementara itu, harga CPO berjangka untuk kontrak Mei 2023 turun 26 poin atau 0,62% dari RM4.167/ton ke RM4.141/ton.

Mengutip Reuters, Anilkumar Bagani, Kepala Riset Sunvin Group yang berbasis di Mumbai menilai aksi ambil untung CPO juga terjadi menyusul pelemahan minyak kedelai berjangka di CBOT serta sepinya pembelian di tengah stok yang cukup tinggi. Di sisi lain, prospek produksi tidak terlihat bagus di Malaysia dan Indonesia pada bulan ini.

Adapun, harga minyak kedelai untuk kontrak teraktif di Dalian Commodity Exchange turun 0,49% dan harga kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) menurun 0,07%.

Harga minyak kelapa sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak terkait karena mereka bersaing untuk mendapatkan pangsa pasar minyak nabati global.

Sementara itu, data perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia dan surveyor kargo Intertek Testing Services menunjukkan dari sisi pasokan nilai ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk periode 1-20 Februari naik antara 27,7% dan 33,1% dari bulan sebelumnya.

Adapun Cargo Surveyor Societe Generale de Surveillance mengatakan pada Selasa ekspor minyak sawit Malaysia naik 8,8% untuk periode yang sama.

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags