Dipicu Keputusan SEC, Ethereum Menguat 9,6% dalam Sepekan

Harga Ethereum mencatatkan penguatan dalam sepekan terakhir. Terpantau harga mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua tersebut meningkat 9,6% dibandingkan tujuh hari sebelumnya.

Monavia Ayu Rizaty

Jun 26, 2023 - 10:46 AM

Data

Harga Ethereum mencatatkan penguatan dalam sepekan terakhir. Terpantau harga mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua tersebut meningkat 9,6% dibandingkan tujuh hari sebelumnya.

Ethereum mengawali perdagangan Senin (19/06) di harga Rp25.930.000 per koin. Kemudian, harga Ethereum menguat hingga ke level Rp28.000.000 per koin pada Rabu (21/06).

Ethereum sempat melemah 0,24% menjadi Rp27.933.000 per koin satu hari setelahnya. Lalu, harganya kembali menguat 0,79% ke level Rp28.155.000 per koin pada Jumat (23/06).

Pada Sabtu (24/06), Ethereum kembali turun tipis 0,15% di level Rp28.112.000 per koin. Harga Ethereum berbalik menguat 1,07% menjadi Rp28.414.000 per koin pada Minggu (25/06). Adapun, harga Ethereum tak berubah pada Senin (26/06) pukul 07.29 WIB.

Melansir Bitcoin.com, penguatan harga Ethereum salah satunya dipicu keputusan Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) untuk tidak membekukan aset Binance. Kesepakatan ini pun disetujui oleh Hakim Distrik Amerika Serikat (AS) Amy Berman Jackson.

Isi kesepakatan termasuk regulator akan melakukan pengawasan yang lebih besar kepada Binance. Binance juga harus memastikan bahwa seluruh aset dan kontrol pertukaran tetap berada di AS tanpa campur tangan dari Binance global.

Sentimen positif lainnya adalah perkembangan adopsi kripto di Asia yang terus berlanjut. Bank of China International (BOCI) berhasil menerbitkan tokenisasi sekuritas (efek) di blockchain Ethereum dengan bantuan UBS.

Tokenisasi sekuritas yang diterbitkan adalah nota terstruktur senilai US$28 juta yang sepenuhnya digital. Ini menjadikan BOCI sebagai lembaga keuangan tradisional (TradFi) China pertama yang menerbitkan tokenisasi sekuritas di Hong Kong.

(Baca: Ethereum Bergerak Sideways Sepekan saat The Fed Tahan Suku Bunga)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags