Harga CPO Berbalik Menguat, Hentikan Pelemahan 7 Hari Beruntun

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (27/3) di bursa berjangka Malaysia. CPO menguat dan menghentikan penurunan selama tujuh hari berturut-turut.

Winarni

Mar 28, 2023 - 8:30 AM

Data

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (27/3) di bursa berjangka Malaysia. Penguatan CPO menghentikan penurunan yang terjadi selama tujuh hari berturut-turut sebelumnya. Adapun kenaikan tersebut terangkat oleh nilai ekspor sawit Malaysia yang lebih kuat pada Maret.

Tercatat harga CPO berjangka di Malaysia untuk kontrak April 2023 ditutup menguat 133 poin atau 3,55% dari sebelumnya RM3.751/ton ke level RM3.884/ton.

Untuk kontrak Mei 2023, harga CPO berjangka di Malaysia menguat 87 poin atau 2,41% dari RM3.607/ton ke level RM3.694/ton. Sementara itu, harga CPO berjangka untuk kontrak Juni 2023 naik 64 poin atau 1,82% dari RM3.512/ton ke RM3.576/ton.

Adapun harga minyak kedelai untuk kontrak teraktif di Dalian Commodity Exchange naik 0,9%, sedangkan harga kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) turun 0,4%. Harga CPO dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak terkait karena bersaing untuk mendapatkan pangsa pasar minyak nabati global.

Mengutip Reuters, data surveyor kargo menunjukkan nilai ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk periode 1-25 Maret naik antara 11,4% dan 19,8% dari bulan sebelumnya.

Di sisi lain, asosiasi minyak sawit Indonesia menyebutkan bahwa Indonesia mengirimkan 2,95 juta ton minyak sawit pada Januari. Jumlah itu naik 35,2% dari tahun sebelumnya.

Adapun produksi minyak sawit mentah di produsen terbesar dunia itu tercatat mencapai 3,89 juta ton pada Januari. Sementara persediaan turun 3,56% dari bulan sebelumnya menjadi 3,09 juta ton.

Mengutip Reuters, Sathia Varqa, salah satu pendiri Palm Oil Analytics yang berbasis di Singapura mengatakan harga minyak sawit tengah berupaya memulihkan pergerakannya dari tekanan yang besar pada pekan lalu. Namun, saat ini hanya sedikit momentum untuk dapat mempertahankan harga yang lebih tinggi. Penguatan harga CPO masih terhambat oleh minyak nabati substitusi yang masih cenderung tertekan.

Di sisi lain, harga minyak mentah dunia naik di tengah pasar yang mencari kejelasan soal gejolak sektor keuangan. Sementara itu, komentar Presiden Rusia Vladimir Putin selama akhir pekan meningkatkan ketegangan geopolitik di Eropa. Harga minyak mentah yang lebih tinggi membuat sawit menjadi pilihan yang lebih menarik untuk bahan baku biodiesel.

(Baca: Harga CPO Cenderung Melemah, Masih Terseret Minyak Substitusi)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags