Harga CPO Melemah akibat Aksi Ambil Untung

Investor marak melakukan aksi ambil untung setelah harga CPO naik ke level tertinggi selama dua pekan terakhir.

Winarni

Dec 30, 2021 - 10:30 AM

Data

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) terkoreksi pada perdagangan Rabu (29/12). Faktor pemicu lesunya harga CPO karena harga minyak saingan melemah.

Selain itu, investor masih membukukan keuntungan (profit taking). Pasalnya, harga CPO telah naik ke level tertinggi selama dua pekan di sesi sebelumnya. 

Berdasarkan data perdagangan bursa derivatif Malaysia, harga CPO untuk kontrak Januari 2022 sebesar RM5.157/ton pada akhir penutupan perdagangan kemarin (29/12). Harga itu turun 60 poin atau 1,15% dari penutupan sesi sebelumnya di RM5.217/ton. 

Untuk kontrak Februari 2022, harga CPO berjangka di Malaysia terkoreksi sebesar 0,80 poin atau 0,80% dari RM4.998/ton menjadi RM4.958/ton. Harga CPO berjangka untuk kontrak Maret 2022 melemah 77 poin atau 1,61% dari RM4.772/ton ke level RM4.695/ton.

Melansir dari Reuters, pedagang yang berbasis di Kuala Lumpur menilai harga CPO mungkin akan mendingin. Sebab, minat jual menjadi cukup tinggi setelah keuntungan besar di sesi sebelumnya.

Sementara,  Kepala Penelitian Sunvin Group yang berbasis di Mumbai mengatakan, pasar kini dalam upaya konsolidasi sebelum pratinjau data penawaran dan permintaan minyak. Rencananya, rilis data tersebut dilakukan bulan depan.

(Baca: Ikuti Harga Minyak Pesaing, CPO Berbalik Menguat)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags