Harga Emas Dunia Dibuka Lebih Tinggi (Senin, 26 Juni 2023)

Harga emas dunia terpantau lebih tinggi pada pembukaan perdagangan Senin (26/06), setelah ditutup menguat selama dua hari berturut-turut pada perdagangan sebelumnya.

Inneke Citra kasih

Jun 26, 2023 - 9:56 AM

Data

Harga emas dunia terpantau lebih tinggi pada pembukaan perdagangan Senin (26/06), setelah ditutup menguat selama dua hari berturut-turut pada perdagangan sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus 2023 di divisi Comex New York Exchange dibuka pada level US$1.935,20 per troy ounce, menguat tipis dari harga penutupan sebelumnya US$1.935,15 per troy ounce.

Adapun untuk harga emas di pasar spot juga dibuka menguat di level US$1.925,36 per troy ounce dari penutupan sebelumnya US$1.925,34 per troy ounce.

Sementara itu, pada pukul 08.30 WIB, harga emas Comex terus menguat 0,11% atau US$2,20 di level US$1.937,35 per troy ounce. Begitu pula dengan harga emas di pasar spot yang terkerek 0,10% atau US$2,01 menjadi US$1.927,35 per troy ounce.

Adapun indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,15% menjadi 102,390.

Harga emas dunia kembali naik di tengah pelemahan indeks dolar AS karena para pedagang mempertimbangkan dampak dari siklus pengetatan moneter yang berkepanjangan pada prospek pertumbuhan global dan adanya kekhawatiran resesi yang mendalam di negara-negara ekonomi utama.

Sebagaimana diketahui, dalam kesaksian kongresnya pekan lalu, Gubernur The Fed Jerome Powell mengisyaratkan kenaikan suku bunga lebih lanjut tetapi berjanji akan melanjutkannya dengan hati-hati.

Adapun Presiden The Fed San Francisco Mary Daly mengatakan pada Jumat lalu bahwa dua kenaikan suku bunga lagi tahun ini merupakan proyeksi yang sangat masuk akal. Kini, investor melihat adanya peluang 72% dari kenaikan suku bunga pada Juli, dengan penurunan suku bunga terlihat mulai 2024 dan seterusnya.

Di sisi lain, pelaku pasar juga mengamati efek dari pemberontakan yang dibatalkan di Rusia. Beberapa pun mulai melakukan perpindahan ke aset safe havens.

Tentara bayaran Rusia yang bersenjata lengkap pada Sabtu lalu telah menarik diri dari kota Rostov di Rusia Selatan, di bawah kesepakatan yang menghentikan kemajuan pesat mereka di Moskow. Namun hal itu meninggalkan pertanyaan yang belum terjawab tentang cengkeraman kekuasaan Presiden Rusia Vladimir Putin. Setelah peristiwa Sabtu lalu, beberapa investor mengatakan mereka fokus pada dampak potensial terhadap aset safe-haven.

(Baca: Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini (26 Juni 2023))

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags