Harga Minyak Goreng Turun Tipis (26 September 2022)

Harga minyak goreng terpantau turun pada perdagangan siang ini. Pada pukul 13.40 WIB, harga minyak goreng dibanderol pada Rp19.500/kg, turun Rp50/kg dari akhir pekan lalu.

Gita Arwana Cakti

Sep 26, 2022 - 2:30 PM

Data

Harga minyak goreng terpantau turun pada perdagangan siang ini. Penurunan ini terjadi setelah harga minyak goreng stagnan pada akhir pekan lalu.  Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) pada Selasa (13/9) pukul 13.40 WIB, harga minyak goreng dibanderol pada Rp19.500/kg. Nilai tersebut turun 0,26% atau Rp50/kg dibandingkan dengan harga pada perdagangan sebelumnya sebesar Rp19.550/kg.

Secara rinci, harga minyak goreng curah stagnan pada Rp14.450/kg. Adapun harga minyak goreng kemasan bermerek 1 turun 0,22% atau Rp50/kg menjadi Rp22.300/kg dari Rp22.350/kg. Sementara itu harga minyak goreng kemasan bermerek 2 dibanderol pada Rp20.700/kg. Harga tersebut tak beranjak dibandingkan dengan harga pada perdagangan akhir pekan lalu.

Berdasarkan wilayahnya, harga minyak goreng tertinggi berada di Maluku Utara mencapai Rp26.350/kg. Sementara itu, harga minyak goreng terendah berada di Kepulauan Riau senilai Rp15.450/kg. Adapun, harga minyak goreng di DKI Jakarta berada pada Rp19.500/kg.

Harga minyak goreng sepanjang bulan ini memang terpantau cenderung bergerak turun yakni 2,5% atau Rp500/kg sejak awal September 2022. Penurunan tersebut terjadi di tengah upaya pemerintah yang memang melakukan pengendalian harga minyak goreng dan berupaya menciptakan pendistribusian yang lebih merata di seluruh daerah.

Sebelumnya, pemerintah mengungkapkan bahwa harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sederhana ditargetkan sebesar Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kg se-Indonesia.

Adapun, baru-baru ini Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan akan terus berupaya melakukan stabilisasi harga minyak. Dia mengungkapkan salah satu langkah lanjutan dari penstabilan harga minyak goreng adalah dengan melepas MinyaKita ke wilayah Indonesia Timur, yakni Maluku dan Papua.

Pada akhir pekan lalu, Zulkifli Hasan melepas 36 kontainer Minyakita di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur melalui tol laut menuju Maluku Utara. Hal ini dilakukan dalam rangka percepatan pendistribusian Minyakita ke seluruh Indonesia. Tujuan pengiriman tersebut juga dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga minyak goreng di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah timur Indonesia.

(Baca: Harga Pangan: Hanya Daging Sapi yang Naik (26 September 2022))

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags