Harga Pangan: Daging Ayam Naik, Daging Sapi Turun (13 Juni 2023)

Harga bahan pangan di sejumlah wilayah terpantau beragam pada siang ini, Selasa (13/6), pukul 13.00 WIB. Harga cabai merah, cabai rawit, dan daging sapi turun. Selanjutnya, harga bawang merah dan daging ayam naik. Sedangkan, harga beras, telur ayam, bawang putih, minyak goreng, dan gula pasir tetap.

Shilvina Widi

13 Jun 2023 - 13.29

Data

Harga bahan pangan di sejumlah wilayah terpantau beragam pada siang ini, Selasa (13/6), pukul 13.00 WIB. Dari 10 daftar harga yang ada di Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) di laman Bank Indonesia, sebanyak tiga komoditas turun, dua komoditas naik, dan empat komoditas lainnya stabil.

Jika dilihat dari persentasi penurunannya, harga cabai merah turun paling dalam sebesar 2,34% atau Rp1.000/kg menjadi Rp41.750/kg dari Rp42.750/kg. Diikuti oleh harga cabai rawit yang harganya menurun 2,07% atau Rp900/kg menjadi Rp42.500/kg dari Rp43.400/kg. Begitu pula harga daging sapi yang turun 0,37% atau Rp500/kg menjadi Rp134.550/kg dari Rp135.050/kg.

Sementara itu, harga bawang merah naik paling tinggi sebesar 0,37% atau Rp150/kg menjadi Rp40.550/kg dari Rp40.400/kg. Lalu, harga daging ayam lebih mahal 0,13% atau Rp50/kg menjadi Rp39.850/kg dari Rp39.800/kg.

Adapun, sejumlah komoditas bahan pangan yang terpantau stabil adalah beras yang tetap di Rp13.500/kg, harga telur ayam yang tak beranjak dari Rp31.750/kg, harga bawang putih yang berada di Rp39.400/kg, harga minyak goreng tetap dibanderol Rp19.400/kg, dan harga gula pasir yang tetap berada di Rp15.300/kg.

Sebagai informasi, harga pangan di atas diambil berdasarkan survei yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Pencacahan data dilakukan setiap hari kerja yakni Senin-Jumat, pukul 09.00 WIB - 11.00 WIB. Harga yang dilaporkan adalah harga dalam satuan standar yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Pelaporan disampaikan secara harian kepada Bank Indonesia pada pukul 10.00 -12.00 WIB, dan diharapkan seluruh data dapat dipublikasikan pada pukul 13.00 WIB, dengan asumsi tidak terdapat kendala teknis di lapangan.

Jumlah pedagang yang disurvei setiap pasar tradisional adalah dua pedagang untuk setiap komoditi dengan lokasi yang tidak terlalu berdekatan. Selain itu, pedagang tersebut melakukan aktivitas pada tempat yang tetap/permanen/tidak berpindah-pindah.

Saat ini kota yang menjadi sampel pengambilan data adalah 82 kota/kabupaten yang menjadi sampel untuk penghitungan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Nasional oleh Badan Pusat Statistik. Adapun jumlah sampel pasar yang disurvei adalah dua pasar tradisional untuk masing-masing kota/kabupaten dan merupakan pasar utama yang tergolong besar.

(Baca: Harga Cabai Merah dan Cabai Rawit Lebih Murah (13 Juni 2023))

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags