Harga Referensi CPO 1-15 September 2023 Kembali Lebih Rendah

Harga referensi produk minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk periode 1-15 September 2023 menurun dibandingkan dengan periode kedua bulan lalu. Sementara itu Bea Keluar tetap.

Shilvina Widi

Sep 4, 2023 - 10:00 AM

Data

Harga referensi produk minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk periode 1-15 September 2023 menurun dibandingkan dengan periode kedua bulan lalu.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, harga referensi produk CPO untuk penetapan bea keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (tarif BLU BPD-PKS) atau pungutan ekspor (PE) periode 1-15 September 2023 ditetapkan sebesar US$805,20/metrik ton (MT).

Nilai tersebut lebih rendah 1,85% atau US$5,15/MT dibandingkan dengan penetapan pada periode 15-31 Agustus 2023 yang sebesar US$820,35/MT.

Sejumlah faktor yang memengaruhi penurunan harga referensi CPO diantaranya adalah adanya penurunan harga minyak nabati lainnya seperti minyak kedelai dan bunga matahari. Lalu ada pula pelemahan mata uang ringgit terhadap dolar AS, penurunan permintaan minyak sawi, serta pembebasan tariff bea masuk minyak kedelai dan bunga matahari oleh India.

Seiring dengan penurunan harga referensi CPO yang mendekati ambang batas US$680/metrik ton, pemerintah mengenakan nilai bea keluar (BK) CPO sebesar US$33/metrik ton dan pengutan eskpor CPO senilai US$85/metrik ton untuk periode yang sama.

Nilai tersebut tetap sama dibandingkan dengan pengenaan BK CPO dan pungutan eskpor pada 15-31 Agustus 2023 masing-masing senilai US$33/metrik ton dan US$85/metrik ton.

(Baca: Harga Referensi CPO 16-31 Agustus 2023 Berbalik Turun)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags