Permintaan Melemah di Tengah Kenaikan Produksi, Harga CPO Turun

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ditutup melemah pada akhir perdagangan awal pekan ini, Senin (22/5) di bursa berjangka Malaysia. Harga CPO tertekan dipicu oleh permintaan yang lemah di tengah kenaikan produksi, serta penurunan harga minyak nabati saingan yang turut membebani pasar.

Winarni

May 23, 2023 - 8:09 AM

Data

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) ditutup melemah pada akhir perdagangan awal pekan ini, Senin (22/5) di bursa berjangka Malaysia. Harga CPO tertekan dipicu oleh permintaan yang lemah di tengah kenaikan produksi, serta penurunan harga minyak nabati saingan yang turut membebani pasar.

Tercatat harga CPO berjangka di Malaysia untuk kontrak Juni 2023 ditutup turun 52 poin atau 1,40% dari sebelumnya RM3.725/ton ke level RM3.673/ton.

Untuk kontrak Juli 2023, harga CPO berjangka di Malaysia terkoreksi 50 poin atau 1,39% dari RM3.589/ton ke level RM3.539/ton. Sementara itu, harga CPO berjangka untuk kontrak Agustus 2023 lebih rendah 53 poin atau 1,52% dari RM3.481/ton ke RM3.428/ton.

Mengutip Reuters, Sathia Varqa, salah satu pendiri Palm Oil Analytics yang berbasis di Singapura, menilai perdagangan CPO masih tertekan oleh faktor yang sama pada pekan lalu yaitu prospek produksi kelapa sawit yang melonjak untuk periode Mei, penurunan harga minyak kedelai, serta dimulainya kembali pasokan minyak bunga matahari dari Laut Hitam. Di sisi lain, prospek ekspor Malaysia Mei juga dinilai masih lesu.

Data surveyor kargo Intertek Testing Services menunjukkan ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk pengiriman 1-20 Mei naik 1,6% dari bulan yang sama sebelumnya. Sementara itu data surveyor kargo lainnya yakni Amspec Agri Malaysia mengatakan bahwa ekspor naik 2,9%. Namun, kenaikan tersebut lebih lambat dari kenaikan 4% -5,2% pada periode 1-15 Mei.

Adapun, harga minyak kedelai untuk kontrak teraktif di Dalian turun 1,8%, dan minyak kedelai di Chicago Board of Trade juga melemah 0,04%. Sebagaimana diketahui, harga minyak kelapa sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak terkait karena bersaing untuk mendapat bagian di pasar minyak nabati global.

(Baca: Harga CPO Menguat, Ikut Terkerek Permintaan China)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags