Putin Umumkan Mobilisasi Militer, Harga Minyak Memanas

Harga minyak mentah dunia melonjak setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer parsial ke Ukraina. Kondisi tersebut meningkatkan ketegangan perang antar kedua negara tersebut.

Winarni

Sep 21, 2022 - 4:00 PM

Data

Harga minyak mentah dunia melonjak pada perdagangan Rabu (21/09). Hal ini terjadi setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer parsial ke Ukraina. Kondisi tersebut pun meningkatkan ketegangan perang antar kedua negara tersebut. Kekhawatiran pasar juga turut meningkat terkait makin ketatnya pasokan minyak dan gas ditengah konflik yang semakin memanas.

Pada perdagangan Rabu (21/09) pukul 15.35 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2022 naik 2,39% menjadi US$85,95 per barel di New York Mercantile Exchange. 

Adapun, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman November 2022 juga menguat  2,06% menjadi US$92,76 per barel di London ICE Futures Exchange.

Pada hari ini, Rabu (21/09), Presiden Rusia Vladimir Putin baru saja mengumumkan mobilisasi militer parsial. Putin mengatakan dia telah menandatangani dekrit tentang mobilisasi parsial dan akan membela wilayah Rusia dari negara-negara barat yang ingin menghancurkan negara tersebut.  

Konflik geopolitik yang makin panas pun langsung direspon dengan melonjaknya harga minyak mentah, diiringi sanksi Uni Eropa terhadap impor minyak mentah Rusia melalui laut yang akan dimulai pada 5 Desember mendatang.

Sementara itu dari sisi pasokan,  Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan rekanan termasuk Rusia atau OPEC+ menyatakan tengah mengalami penurunan rekor produksi sebesar 3,58 juta barel per hari dari target produksi mereka atau sekitar 3,5% dari permintaan global. 

Adapun, investor hingga saat ini masih menanti kebijakan suku bunga acuan oleh Federal Reserve. Pasar khawatir kenaikan suku bunga agresif bank sentral AS dapat menyebabkan resesi dan menurunkan permintaan bahan bakar.

(Baca: Dibayangi Ketatnya Pasokan, Harga Minyak Menguat)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags