Jadwal Cum Date Dividen Tunai Emiten Pekan Terakhir Mei 2023

Sepanjang pekan terakhir bulan ini, 29 - 31 Mei 2023, Masih ada 13 emiten yang memiliki jadwal cum date dividen final. Diantaranya PBID, BRIS, BISI, BPII, STAA, MIKA, PJAA, dan lainnya.

Winarni

May 30, 2023 - 8:40 AM

Data

Sepanjang pekan terakhir bulan ini yakni 29 – 31 Mei 2023, setidaknya ada 13 emiten yang memiliki jadwal cum dan recording date untuk dividen final tahun buku 2022. Jadwal ini penting untuk dicermati karena menjadi penentu siapa saja pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen final tersebut.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), tercatat ada tujuh emiten yang memiliki jadwal cum date pada 29 Mei 2023 dan recording date dividen pada 31 Mei 2023. Ketujuh emiten tersebut adalah PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk. (KKES), PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk. (BAUT), PT Panca Budi Idaman Tbk. (PBID), PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA), PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk. (GMTD), PT Selamat Sempurna Tbk. (SMSM), dan PT Sumber Tani Agung Resources Tbk. (STAA).

KKES berencana membagikan dividen final sebesar Rp1,00 per saham pada 20 Juni 2023. Lalu BAUT akan membagikan dividen final pada 22 Juni 2023 dengan total Rp1,29 miliar. Besaran rupiah per saham akan ditentukan kemudian berdasarkan jumlah saham pada saat recording date 31 Mei 2023 dengan memperhitungkan exercise waran.

Selanjutnya, PBID akan membagikan dividen finalnya pada 7 Juni 2023 dengan nilai Rp100,00 per saham. Adapula, PJAA yang akan menebar dividen final Rp29,00 per saham pada 22 Juni 2023. Lalu GMTD menjadwalkan pembagian dividen final pada 22 Juni 2023 sebesar Rp3,00 per saham. Kemudian SMSM akan membagikan dividen final sebesar Rp25,00 per saham pada 14 Juni 2023, dan STAA akan membagikan dividen final senilai Rp46,00 per saham pada 22 Juni 2023.

Kemudian ada empat emiten yang memiliki jadwal cum date dividen pada 30 Mei 2023 dan jadwal recording date pada 5 Juni 2023, yakni PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS), Batavia Prosperindo Internasional Tbk. (BPII), Hassana Boga Sejahtera Tbk. (NAYZ), dan PT Idea Indonesia Akademi Tbk. (IDEA).

BRIS memutuskan membagi dividen final sebesar Rp9,24 per saham pada 23 Juni 2023. Lalu BPII akan membayarkan dividen final sebesar Rp61,00 per saham pada 12 Juni 2023. Adapun NAYZ mematok dividen final sebesar Rp1,00 per saham yang akan dibagikan pada 23 Juni 2023. Sementara IDEA menetapkan dividen final sebesar Rp1,00 per saham dan akan dibagikan pada 23 Juni 2023.

(Baca: 8 Emiten dengan Dividen Tertinggi, Periode Cum Date 22-26 Mei 23)

Adapun pada 31 Mei 2023 tercatat ada dua emiten yang memiliki jadwal cum date dividen dengan jadwal recording date pada 6 Juni 2023 yakni PT Bisi International Tbk. (BISI) dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA).

BISI memutuskan membagikan dividen final sebesar Rp68,00 per saham pada 13 Juni 2023. Sementara emiten sektor kesehatan, MIKA, akan menebar dividen final pada 23 Juni 2023 sebesar Rp37,00 per saham.

Sebagaimana diketahui, dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan oleh perseroan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS.

Jika investor ingin mendapatkan dividen, maka dia harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu tertentu. Dalam hal ini ada beberapa istilah yang penting dipahami oleh investor yang tengah mengincar dividen sebuah perusahaan seperti cum date, ex date, dan recording date.

Secara singkat, cum date adalah batas tanggal yang menentukan investor berhak mendapatkan dividen dari sebuah emiten. Investor bisa berlomba agar namanya tercatat sebagai penerima hak dividen. Sementara itu ex date adalah tanggal di mana investor tidak lagi berhak mendapatkan dividen dari perusahaan tersebut. Adapun recording date adalah waktu pencatatan investor untuk mendapatkan dividen. Biasanya momen ini jatuh pada cum date pasar tunai.

(Baca: VKTR Berniat IPO, Ini Laju Saham Grup Bakrie Sepanjang 2023 Berjalan)

Disclaimer: Data ini mengacu pada data yang dipublikasikan oleh KSEI pada 29 Mei 2023. Daftar emiten pembagi dividen dalam kurun waktu tersebut bisa saja berubah atau bertambah sesuai dengan hasil keputusan RUPS emiten terkait selanjutnya.

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags