Laba Emiten Ritel Meroket Sepanjang Q3/2022, Siapa Tercuan?

Sejumlah emiten yang tergabung dalam sektor barang konsumen non-primer, sub sektor perdagangan ritel, terpantau mulai kembali bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya sepanjang sembilan bulan pertama 2022.

Winarni

Feb 13, 2023 - 8:30 AM

Data

Sejumlah emiten yang tergabung dalam sektor barang konsumen non-primer, sub sektor perdagangan ritel, terpantau mulai kembali bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya sepanjang sembilan bulan pertama 2022.

Geliat para peritel kembali semarak seiring dengan pulihnya aktivitas masyarakat di tengah melandainya kasus Covid-19 yang sempat membuat kegiatan sangat terbatas pada tahun sebelumnya. Kembali tingginya mobilitas masyarakat, ditopang oleh meningkatnya daya beli turut menjadi penopang pertumbuhan industri ritel di Tanah Air.

Kebangkitan usaha industri ritel turut tecermin dalam laporan kinerja keuangan emiten yang tergabung dalam sektor tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun oleh DataIndonesia.id, dari 28 emiten sektor perdagangan ritel yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan telah merilis laporan keuangannya menunjukkan performa yang positif sepanjang kuartal III/2022. 

Secara rata-rata, 28 emiten sektor ritel tersebut mencatatkan pertumbuhan pendapatan hingga 49,73% sepanjang Januari-September 2022. Hal tesebut pun mendorong rata-rata laba bersih meroket hingga 2.438,12% per kuartal III/2022.

Sementara itu dari sisi total aset, rata-rata emiten yang bergerak di sektor perdagangan ritel mengalami lonjakan 43,05%. Hal itu seiring dengan melesatnya rata-rata nilai ekuitas hingga 97,35%, sementara total liabilitas naik tipis 4,07%.

DataIndonesia.id merangkum kinerja keuangan perusahaan emiten sub sektor perdagangan ritel berdasarkan sejumlah indikator keuangan mulai dari pertumbuhan pendapatan, laba bersih, total aset, ekuitas, hingga liabilitas.

Selain itu, ada pula perbandingan rasio keuangan emiten farmasi seperti tingkat pengembalian aset (return on asset/ROA), rasio pengembalian ekuitas (return on equity/ROE), rasio margin laba bersih (net profit margin/NPM), hingga rasio utang terhadap ekuitas perusahaan (debt to equity ratio/DER).  

Jadi, siapa emiten perdagangan ritel yang paling unggul kinerja keuangannya sepanjang kuartal III/2022? Simak ulasan selengkapnya dalam laporan berikut ini:

(Baca: (Laporan) Pandemi Melandai, Emiten Ritel Gesit Berburu Cuan)

Bagikan Artikel
Terpopuler
Tags