Berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), sebanyak 33,69 juta orang akan melakukan mudik atau bepergian ke luar kota menggunakan mobil pribadi selama libur Lebaran 2025.
Kemenhub memproyeksikan, puncak pergerakan masyarakat yang pergi menggunakan mobil pribadi akan terjadi pada H-3 Lebaran atau pada 28 Maret 2025. Pergerakannya diperkirakan mencapai 4,21 juta orang.
Dari sisi waktu kepulangan, sejumlah masyarakat diprediksi mulai akan melakukan arus balik pada H2 Lebaran atau pada 1 April 2025. Potensi pergerakannya mencapai 1,75 juta orang.
Lebih lanjut, jumlah pergerakan arus balik masyarakat diprediksi akan mulai meningkat pada H+2 Lebaran atau pada 3 April 2025 dengan puncak arus balik pada H+5 Lebaran atau pada 6 April 2025.
Merujuk pada hasil survei tersebut, akan ada 6,97 juta orang yang kembali ke wilayah domisili pada 6 April 2025. Pada hari berikutnya, jumlah pergerakan arus balik diproyeksikan turun menjadi sebanyak 1,88 juta orang.
Namun, pada H+7 Lebaran atau pada 8 April 2025, jumlah pemudik yang kembali setelah mudik berbalik naik menjadi 2,59 juta orang. Ini terjadi lantaran pada 8 April 2025 merupakan hari terakhir libur dan cuti bersama Idulfitri 2025.
Sebagai informasi, survei ini dilakukan oleh BKT Kemenhub dengan melibatkan 3.436 responden. Adapun, survei ini memiliki tingkat toleransi kesalahan atau margin of error sebesar 2,7%.
(Baca: Data Potensi Pergerakan Keberangkatan Masyarakat dengan Mobil Pribadi Saat Libur Lebaran 2025)